Minggu, 13 November 2011

TOURISM INDONESIA MART & EXPO (TIME) 2011 IN LAMPUNG ON SUMATRA

Lay out plan yang sudah dirancang

Physical Facilities and Equipments :
  • stand
  • toilet female and male
  • micrifon wireless
  • podium
  • taman taman kecil
  • air conditioner as need it
  • standing mic
  • bulletin board
  • denah lay out
  • smoking area
  • food court
  • stage
  • entertainment place
  • banner
berikut hal yang perlu diperhatikan untuk kenyamanan acara ini, terimakasih
eno pbu 4
2008145011

ITINERAY PROGRAM FOR KNOW WELL ABOUT “BALINESE PEOPLE”


Sanur Beach Bali

People of Bali - Balinese are warm and friendly people who go out of their way to make you feel comfortable. The Balinese love children…it is rare to hear a Balinese adult shout at the kids. Evidence of their care for children is seen even in restaurants, which are replete with games and coloring sheets and crayons for the kids to attempt, while food is being ordered. The people of Bali celebrate various festivals and holidays. This celebrations help people of various communities come close to each and other spread the message of peace and happiness.

 Day one

Begin at Sanur, a fishing village before it boomed into the present day quiet beach resort area that attracts mainly families and retirees. Watch the sunrise from the beach and watch the locals fish as they have for centuries.
Then seek out a stone pillar inscribed with ancient text from the 10th century, the oldest recorded writing on Bali, at the Prasasti Blanjong temple on Jalan Danau Poso. The text details the arrival of a Javanese king from the Mahayana Buddhist kingdom, which brought great cultural and religious influence to the island.
Rent a jungkung, or traditional wooden boat, and go snorkelling in the afternoon. Otherwise, walk about a kilometre south from the boat landing to Serangan Island for snorkelling off the east coast. You can also visit Pura Sekanan, an important temple of the area. Stop at the Turtle Conservation & Education Centre to discover efforts to increase the dwindling numbers of turtles on the island. Or visit the Mangrove Information Centre to find out the importance of mangroves then take a walk through one over two boardwalks.
Food wise, there are numerous eateries along Jalan Danau Tamblingan, that offers various international options for meals. Some noteworthy stops include Massimo Italian, Cafe Smorgas (sandwiches) and Ryoshi (Japanese).

Day two

Head to via a 30-minute ferry ride from either Sanur beach or from Benoa Harbour, about a 10-minute drive south of Sanur. You can snorkel or dive in the crystal clear waters replete with marine life, get a tan on the beach, surf at one of the three breaks of Playgrounds, Shipwrecks, and Lacerations, and tour Jungut Batu Village. Spend the night at one of the beach resorts (Batu Karang Lembongan Resort & Day Spa, The Tanis Villas, or Hai Tide Huts) or return to Sanur for the night.

Day three

Head to Klungkung, the former seat of the Javanese kingdom where the Balinese royal bloodline comes from. View the ceiling murals depicting what happens to sinners at Kerta Gosa (information from Klungkung Tourist Office, phone +62 362 3662 1448), a restored 17th-century complex that was the former Royal Courts of Justice where the king meted out punishments. Continue to Pura Goa Lawah, or bat cave temple, which is (not surprisingly) inhabited by a large number of bats. Arrive in Candidasa for the night.

I made the itinerary for three days, it will show how's bali people are, many tourism object that traveler must known. it will be hope, bali is not a just place for fun, bali is the best place to learn to how we keep all things there.

See Jakarta and Yogyakarta Fascinating



Bedasarkan  Profil diatas , dapat disesuaikan kegiatan yang dapat menunjang kegiatan seminar ini menjadi optimal, diantaranya ialah;

Bagi peserta seminar yang berada di Jakarta, partisipan akan memulai dengan melintasi bunderan hotel Indonesia, dimana bunderan ini terdapat patung selamat datang dan lampus serta air mancur yg sangat mengagumkan,








Setelah itu partisipan akan  mengunjungi Situ Babakan, karena menjadi berbagai atraksi wisata, kuliner dan berbagai hal tradisional asli Jakarta dapat ditemukan obyek wisata ini. 

Situ Babakan adalah suatu cagar budaya yang terletak di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Situ berarti danau dalam bahasa Sunda dan memang desa Situ Babakan diapit oleh dua buah danau.
Pada tahun 2004, daerah ini dijadikan Pusat Perkampungan Betawi bersamaan dengan HUT DKI yang ke-474 dikarenakan masih banyaknya perkampungan Betawi asli di daerah ini. Daerah cagar budaya ini meliputi 165 hektar, terdiri dari Kebun Rakyat, perkampungan masyarakat betawi serta kedua danau yang mengapit perkampungan ini.
Masyarakat di wilayah ini mengembangkan usaha pertanian dan perikanan sekaligus membantu dalam usaha penghijauan wilayah Situ Babakan. Selain itu di daerah ini dapat disaksikan pula keseharian masyarakat setempat seperti budidaya ikan dalam keramba yang terdapat di sepanjang pinggiran situ, pemancingan, bercocok tanam, perdagangan, pembuatan kerajinan tangan serta pembuatan makanan khas Betawi seperti dodol Betawi dan Bir pletok. tersedia banyak penjual menjajakan makanan khas Betawi, antara lain: Kerak telur, Toge Goreng, siomay, Soo Betawi, Ketoprak, Ketupat Sayur, Bakso, Laksa, gulali, Mie Ayam, Bir Pletok, Nasi Uduk, Kue Ape dll.
Selain itu di daerah ini juga sering diselenggarakan acara keseniah daerah Betawi seperti Tari Cokek, Tari Topeng, Lenong dan Ondel-ondel pada panggung terbuka setiap hari Sabtu dan Minggu. Pada acara ini biasanya pengunjungpun dapat ikut berinteraksi dalam pelaksanaan acara-acara tersebut, seperti ikut menari atau mengomentari para pemain lenong yang sedang beraksi.

Bagi Peserta yang berada di Yogyakarta, akan mengahadiri Festival Yogyakarta yang akan digelar di Benteng Vredeburg dan di  agendakan sebagai berkut

Museum Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang dibangun tahun 1765 oleh VOC di Yogyakarta selama masa kolonial VOC. Gedung bersejarah ini terletak di depan Gedung Agung (satu dari tujuh istana kepresidenan di Indonesia) dan Istana Sultan Yogyakarta Hadiningrat yang dinamakan Kraton. Benteng ini dibangun oleh VOC sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan gubernur Belanda kala itu. Benteng ini dikelilingi oleh sebuah parit yang masih bisa terlihat sampai sekarang.
Benteng berbentuk persegi ini mempunyai menara pantau di keempat sudutnya. Di masa lalu, tentara VOC dan juga Belanda sering berpatroli mengelilingi dindingnya.
Sekarang, benteng ini menjadi sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia

Hari pertama
15.00 – 16.00    Kirab Pembukaan Pasar Seni FKY    DISPAR Prov. DIY
16.00 – 16.30    PEMBUKAAN PASAR SENI FKY XXIII    Benteng Vredeburg
16.30 – 18.00    Pergelaran Seni : Jathilan, Gatotkaca dan Barongsai    Benteng Vredeburg
18.00 – 19.00    Pergelaran Bale Seni Condroradono    Benteng Vredeburg
19.00 – 19.30    Pergelaran Dagelan KAMPY 1    Benteng Vredeburg
19.30 – 21.00    Pergelaran Musik Gayeng Kiyi : Rukun Rencang    Benteng Vredeburg

Hari Kedua
10.00 – 13.00    Workshop Boneka 1    Benteng Vredeburg
13.00 – 21.00    FESTIVAL BAND ISTIMEWA ( FBI ) 1    Benteng Vredeburg
Hari Terakhir
10.00 – 11.00    Gelar Seni TK Parmandi Siwi    Benteng Vredeburg
11.00 – 18.00    Gelar Seni Anak dan Pelajar    Benteng Vredeburg
18.00 – 19.00    Pentas Seni Sulap Tradisi – Modern 1    Benteng Vredeburg
19.00 – 20.00    Pergelaran Nantinya Kreatif Studio    Benteng Vredeburg
20.00 – 21.30    Pergelaran Seni Pradnya Widya    Benteng Vredeburg
15.00 – 18.00  PEMBUKAAN FKY : Plengkung Gading Art Performance Plengkung Gading
18.00 – 21.00    Intrance On The Street 1    Alun – Alun Selatan
10.00 – 21.00    Pentas Musik Dom FKY 1    Alun – Alun Selatan

 Daruretno s 

 2008145011

Kamis, 10 November 2011

The Jakarta Wedding 2011


Pernikahan adalah salah satu moment yang sangat dinantikan oleh semua orang. Beragam impian tema pernikahan yang sangat di dambakan bagi pasangan calon pengantin ini. Pernikahan pada masa era ini sangat berdominan bertemakan international style, tidak hanya lebih simple melainkan dilengkapi dengan kemewahan champagne dan cutting cake yang tinggi sekali sehingga pernikahan tradisonal agak terabaikan.

Salah satunya ialah pernikahan adat Jakarta “betawi” banyak ritual acara yang dipersembahkan dan harus dijalani sesuai dengan adat turun temurun nenek moyang.
Masyarakat Betawi memiliki sejarah panjang sebagaimana terbentuknya kota Jakarta sebagai tempat domisili asalnya. Sebagai sebuah kota dagang yang ramai, Sunda Kelapa (nama Jakarta tempo dulu) disinggahi oleh berbagai suku bangsa. Penggalan budaya Arab, India, Cina, Sunda, Jawa, Eropa, dan Melayu seakan berbaur menjadi bagian dari karakteristik kebudayaan Betawi masa kini. Tradisi budaya Betawi laksana campursari dari beragam budaya dan elemen etnik masa silam yang secara utuh menjadi budaya Betawi kini. Kemeriahan budaya Betawi juga terwakili melalui tata cara pernikahan Betawi.

Agar pernikahan menjadi suatu moment yang istimewa dan tak terlupakan, baiknya jikalau seluruh acara dalam pernikahan tersebut di rencanakan dan di atur sebaik mungkin.


Beragam Prosesi Pernikahan Betawi
Pada tata cara pernikahan Betawi, ada banyak serangkaian prosesi. Berikut kami paparkan rangkaian upacara pernikahan gaya Betawi yang masih dilakoni oleh sebagian besar masyarakat Betawi.
NGEDELENGIN
Didahului masa perkenalan melalui mak comblang yang disebut Ngedelengin. Ngedelengin bisa dilakukan beberapa kali dan dalam jangka waktu bervariasi mulai dari satu atau dua bulan sampai satu tahun. Hal ini sedikit banyak tergantung pada kesigapan si gadis menghadapi jenjang pernikahan. Namun seiring dengan kemajuan jaman, fungsi mak comblang dan proses ngedelengin sudah jarang diperlukan. Pasalnya, si pria sudah bisa menemukan tambatan hati sendiri, sekaligus memiliki kesanggupan untuk menentukan pilihannya untuk menuju mahligai perkawinan.

  
  NGELAMAR
Ngelamar merupakan pernyataan resmi dari pihak keluarga laki-laki untuk menikahkan putranya kepada pihak calon mempelai perempuan. Ngelamar dilakukan oleh beberapa orang utusan yang disertai dengan membawa sejumlah barang bawaan wajib seperti uang sembah lamaran, baju atau bahan pakaian wanita, serta beberapa perlengkapan melamar lainnya. Setelah Ngelamar selesai, acara yang sangat menentukan pun dilanjutkan yakni membicarakan masalah mas kawin, uang belanja, plangkah (kalau calon mendahului kakaknya), dan kekudang (makanan kesukaan calon mempelai wanita). Apabila bawa tande putus telah disepakati, maka dilanjutkan dengan pembicaraan yang lebih rinci perihal apa dan berapa banyak tande putus serta segala hal yang berkaitan dengan acara pernikahan.
BAWA TANDE PUTUS
Acara ini hampir mirip dengan acara pertunangan. Tande putus bisa berupa apa saja, namun orang Betawi biasanya memberikan tande putus berupa cincin belah rotan, uang pesalin sekadarnya, serta aneka rupa kue. Tande putus ini sendiri artinya si gadis atau calon none mantu telah terikat dan tidak dapat lagi diganggu oleh pihak lain. Begitu pula dengan calon tuan mantu atau si pemuda. Setelah tande putus diserahkan, maka berlanjut dengan menentukan tanggal dan hari pernikahan.

PIARE CALON NONE PENGANTEN
Setelah pembicaraan persiapan pernikahan selesai, kemudian calon pengantin wanita akan dipiare (dipelihara) oleh tukang piare. Tujuannya yaitu untuk mengontrol kegiatan, kesehatan dan memelihara kecantikan calon none mantu menghadapi pernikahan. Selain perawatan fisik, juga dilengkapi program diet dengan pantangan makanan tertentu untuk menjaga berat tubuh ideal calon mempelai wanita.

SIRAMAN, DITANGAS, NGERIK DAN MALEM PACAR
Acara siraman atau memandikan calon mempelai wanita diadakan sehari sebelum akad nikah dan biasanya diawali dengan pengajian. Setelah acara siraman, calon mempelai wanita menjalani upacara tangas (semacam mandi uap). Perawatan dimaksudkan untuk menghaluskan dan mengharumkan kulit tubuh sekaligus mengurangi keringat pada saat hari pernikahan. Berikutnya adalah prosesi ngerik atau mencukur bulu kalong dan membuatkan centung pada rambut di kedua sisi pipi di depan telinga. Kemudian dilanjutkan dengan malem pacar, malam dimana mempelai wanita memerahkan kuku kaki dan tangannya dengan pacar.

AKADNIKAH
Puncak adat Betawi adalah Akad nikah. Meriah dan penuh warna-warni, demikian gambaran dari tradisi pernikahan adat Betawi menjelang akad nikah. Diiringi suara petasan, rombongan keluarga mempelai pria berjalan memasuki depan rumah kediaman mempelai wanita sambil diiringi oleh ondel-ondel, tanjidor serta marawis (rombongan pemain rebana yang menyanyikan lagu berbahasa Arab). Bahkan dahulu, rombongan calon mempelai pria berjalan sambil menuntun kambing.

BUKA PALANG PINTU
Sesampainya di depan rumah terlebih dulu diadakan prosesi buka palang pintu, berupa berbalas pantun dan adu silat antara wakil dari keluarga pria dan wakil dari keluarga wanita. Prosesi tersebut dimaksudkan sebagai ujian bagi mempelai pria sebelum diterima sebagai calon suami yang akan menjadi pelindung bagi mempelai wanita sang pujaan hati. Uniknya, dalam setiap petarungan silat, jago dari pihak mempelai wanita pasti dikalahkan oleh jagoan mempelai pria.

DI PUADE
Selain itu ada pula prosesi di puade. Setelah kedua mempelai duduk di puade (pelaminan), tukang rias membuka roban tipis yang menutupi kepala mempelai wanita. Selanjutnya mempelai pria memberikan sirih dare kepada mempelai wanita sebagai lambang cinta kasih. Biasanya di dalam sirih diselipkan uang sebagai uang sembe (seserahan).


 Teks: Ratri Suyani
Pengarah Gaya: Ratri Suyani
Busana & Aksesori: Liza Sanggar Traditional & Wedding Organizer
Tata Rias Wajah & Rambut: Fitri by Liza Sanggar
Lokasi: Plataran Dharmawangsa
Fotografer: KebonFoto 43
Model: Nico, Muya & Ika
Source : www. Weddingku.com
Perlengkapan Acara
Pernikahan perlu direncanakan sebaik mungkin agar pernikahan yang diimpikan dapat dilaksanakan dengan sempurna, berikut ialah ulasan perlengkapan yang diperlukan. Dibawah ini merupakan contoh vendor direkomendasikan tetapi pengantin dapat menentukan vendor lainnya.



The Jakarta Wedding , 6 December 2011
JW. Marriott Ballroom, 19:00-finish
List of Vendors :

1.      Wedding Organizer                     : Melyone n Friends

2.      Venue                                       : JW Marriott Jakarta
Barang –barang yang disiapkan di hotel
  • Meja VIP ( di dalam ballroom ) ada 6 @ 10 orang ( 3 MEJA TULISAN VIP, 1 MEJA TULISAN BRIDE FAMILY, 1 MEJA tulisan FAISAL FAMILY, 1 meja tulisan RIA & FAISAL FAMLY. Pita kursi dari dekor baby pink
  • Meja souvenir (3) dari hotel
  • 10 SLOT PARKING= ada signage dari hotel
  • Free parking = 40 pcs= DIAMBIL on D DAY

3.      Wedding Dress & Accessories  : Cipta Busana Martha Tilaar

4.      Make up bride                           : Cipta Busana Martha Tilaar

5.      Decoration Venue                     : d sketsa
  • Warna dekor : baby pink,biru tifany, champagne, gold
  • Warna bunga : baby pink, dusty pink, fuchia, ungu
  • Lemari souvenir 1
  • Meja photo galerry ( photo ada di dekor )
  • Sweet corner galery dari dekor ( ada lolipop. Ada cupcakes dari wedding cake )
  • Family corsages 30 pcs  ( pink )
  • Dekor wedding cake1 flower ball ( 5 pcs)
  •  Karpet rose petal pink
  • 1 handbouquet lempar
  • Dekor mobil pengantin
  • Ada 4 moving head ( di dalam ballroom )
  • 1 bunga panjang utk di kamar bridal di hotel

6.      Hand Bouquet                           :AtrinaBouquet
7.      MC                                            : Natalie Sarah  & teman  Natalie Sarah ( MAIN MC : Chicka
                                                             Jessica & Dwi Andhika )= PIC : Natalie Sarah. Total ada 6 org ( disiapin 1                                                                 kamar daily use )

8.      Entertainment                            : Hitrow Band = keyboard, bass, guitar, drum, perkusi, 5singer,
   sound system  = total crew 18 orang ) (perlu tambah speaker)

9.      Wedding Cake                          : Ranti 08558417071 ( 7 tier cup cakes ( ada 200 pcs), Diameter 80, warna baby
 pink & baby blue)= Meja kue dari  Hotel ( diameter 1.2 M ), dekor dari Juliana

 dekor ada tambahan lilin lilin gelas dari kue. Total crew = 4 org

10.  Photography                              : Pasopati David  ( 3 photo grapher, 4 videographer + 1 jimmy jib (
                                                 perlu meja 2 ). Total crew = 23 orang ( sdh tmsk TV plasma & screen )

11.  In Focus            & Screen & TV Plasma           : Pasopati David   ( screen 3x4, lumens 5500 lumens ) = diatas music stage
 ( ada TV plasma42 inc 1 utk di business center = Live )= (studio@pasopati-studio.com

12.  Meal box crew                          :  andhika catering ( 25 box )

13.  Fruit Tower.                               : Yofie 08151829215

14.  Souvenir                                               : Crystal ( 1020 pcs )= ada kartu penukaran souvenir

15.  Gen Set                                     : Quality Technica ( Yuki 08151623260 ) = ada 2 gen set utk photogpraher &
  videographer  ( 12000 watt )& utk music ( Herry Hitrow band= 10000 watt  )=
  stand by jam 10:00 am di hotel

  

Busana Pengantin Betawi Modern
Dapat digunakan pada saat malam resepsi, balutan elegan menampilkan keanggunan wanita dan keserasian dengan groom yang gagah.





Wedding Hand Bouqet & Corsage
Pemakaian Corsage dan Hand Bouqet akan menjadi pemanis busana dan kelengkapan pengantin dalam bergaya
Hand Bouqet
Corsage Groom

   Pelaminan Betawi Modern
Pelaminan bergaya rumah asli betawi yang di design dengan lighting yg menunjang menjadikan pelaminan ini terlihat eksklusif.
  
Lay Out  

Aneka Souvenir Lucu dan Unik Khas Betawi
 
miniatur ondel ondel